LOUNCHING ILP (INTEGRITAS LAYANAN PRIMER)

ILP (INTEGRITAS LAYANAN PRIMER) Merupakan amanat Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 2015 tahun 2023 tentang Petunjuk Tekhnis Layanan Primer JUKNIS ILP pada Petunjuk Teknis tersebut mengatakan “Penataan struktur layanan kesehatan primer tersebut membutuhkan pendekatan baru yang berorientasi pada kebutuhan layanan di setiap siklus kehidupan yang diberikan secara komprehensif dan terintegrasi antar tingkatan fasilitas pelayanan kesehatan. Pendekatan baru ini disebut sebagai Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer, melibatkan Puskesmas, unit pelayanan kesehatan di desa/kelurahan yang disebut juga sebagai Puskesmas Pembantu dan Posyandu. Selanjutnya juga akan melibatkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan primer.

Adapun di Kecamatan Sawoo ada dua Puskesmas launching Posyandu Center Of Excellence (COE) posyandu (ILP) Integritas Layanan Primer dilakukan pada :

  1. Wilayah Kerja Puskesmas Sawoo ILP Prayungan

                  Posyandu COE adalah posyandu percontohan dalam pelaksanaan posyandu sesuai siklus hidup dengan sasaran mulai dari ibu hamil/nifas/menyusui, bayi balita dan anak pra sekolah, usia sekolah dan remaja, usia dewasa, dan lansia.(Kamis, 11/7/2024)

COE/ ILP dilaunching oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Posyandu Center Of Excellence (COE) yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Ponorogo di Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo dihadiri oleh Forkopimka  Sawoo dan Kepala Puskesmas Sawoo, Kepala Desa se Wilayah Kerja Puskesmas Sawoo pada Kamis, 11 Juli 2024.

             Posyandu COE merupakan Posyandu Percontohan yang dibina dan dikader untuk melayani semua siklus hidup dan menjadi sarana pelayanan kesehatan primer yang baik bagi masyarakat. Dalam Posyandu COE ini, semua kelompok usia terlayani mulai dari ibu hamil, ibu nifas, bayi, balita, usia sekolah, remaja, usia produktif, hingga lansia.

               Pada kesempatan tersebut Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, ada rencana untuk mendorong pembentukan Posyandu COE di 283 tempat di Kabupaten Ponorogo. Konsep ini bertujuan untuk memastikan perkembangan generasi penerus dapat terjaga dengan baik melalui pendekatan yang terintegrasi.

               “Posyandu COE ini menjadi model terpadu yang melibatkan semua kelompok usia, termasuk lansia, bayi, remaja, dan ibu hamil,” jelas Bupati Sugiri  Ia juga menekankan pentingnya menjaga agar tidak ada kelompok yang tertinggal, sehingga di masa tua, tempat tersebut akan merawat mereka dengan baik, memberikan kenyamanan, keamanan, dan ketenangan. 

               Di akhir kehidupan, orang tua harus merasa bahwa persiapan untuk masa tua dan kehidupan akhir mereka telah dilakukan dengan baik melalui pendidikan dan pemahaman yang diberikan sebelumnya,”. Tambahnya

                Program Posyandu COE ini melibatkan banyak pihak, termasuk kecamatan, balai desa, dan kelurahan,, serta akan disesuaikan dengan kondisi dilapangan.  “Diharapkan, dengan adanya solusi yang dihadirkan melalui Posyandu COE, program ini dapat menjadi langkah maju yang tidak terlupakan bagi Ponorogo.”. Pungkasnya

             Kepala Puskesmas Sawoo, Supriyatno, menyatakan bahwa di wilayah kerja puskesmas, akan dilakukan integrasi dan penggabungan semua jenis Posyandu. Hal ini melibatkan Posyandu untuk balita, remaja, dewasa, dan lansia, termasuk ibu hamil. 

“Tujuan dari integrasi ini adalah untuk melayani semua siklus kehidupan masyarakat tanpa terbagi dalam kelompok-kelompok terpisah.” Serta sebagai Pelayanan Kesehatan Primer / Pertama yang dulunya berada di Puskesmas namaun sekarang dan yang akan dating berada di PUSTU (Puskesmas pembantu yang mana tiap Desa ada satu PUSTU

  1. Wilayah Kerja Puskesmas Bondrang  ILP Kori

                  COE/ ILP Launching Posyandu Center Of Excellence (COE) yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Ponorogo di Desa Kori, Kecamatan Sawoo dihadiri oleh Forkopimkan  Sawoo dan Kepala Puskesmas Bondrang , Kepala Desa se Wilayah Kerja Puskesmas Bondrang pada Kamis, 11 Juli 2024.foto ILP KORI