VERIFIKASI BERKAS REOG PONOROGO SEBAGAI WARISAN BUDAYA TAK WUJUD TERCATAT DI UNESCO TAHUN 2023

Verifikasi berkas kesenian Reog ponorogo atau nama lain Reyog Ponorogo tercatat sebagai warisan seni budaya takwujut di UNESCO dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 10 Maret 2022 di Gedung PGRI Pionorogo direncanakan masuk di tahun 2023

unesco Intangible Cultural Heritage

LIST OF INTANGIBLE CULTURAL HERITAGE IN NEED OF URGENT SAFEGUARDING

Deadline 31 March 2022 for possible inscription in 2023

Instructions for completing the nomination form are available at httne-lich ungern n/an/forme
Name :
Reog Ponorogo anather name REYOG PONOROGO

pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata pemuda dan olahraga serta Bupati Ponorogo memberiakn sambutan :

Sambutan Kepala Dinas Pemuda  pariwisata dan olahraga Kabupaten Ponorogo diantanya mengatakan

Reyog pada saat ini  di situasi pandemi covid-19  mengalami dampak yang luar biasa  semua aktifitas focum baru kita bangkit lagi untuk mengajukan dicatat sebagai warisan seni budaya  tak wujud jumlah group reyog yanga ada sejumlah  340  group reyog yang mengajukan ke ICH UNESCO,

Kepada Kang Bupati Ponorogo mohon dengan hormat lagi sangat untuk memberikan dukungannya  semua kesenian  reyog yang ada di Indonesia dan manca negara  mohon juga atas dukungannya pula.

Sambutan Bupati Ponorogo diantaranya mengatakan Siapapun dan dimanapun Reyog berada  kita dukung Reyog Masuk sebagai warisan budaya tak wujud tercatat di ICH  UNESCO  kami Bupati ponorogo mengsupport Fuull   mengapa harus masuk di UNESCO dikarenakan di Reyog Ponorogo terkumpul berbagai kesenian teracik dari seni tari, seni sastra, seni music. Seni beladiri ada seni topeng, maka dukungan moril dari semua masyarakat Internasional juga kita harapkan.

dukungan group reyog se Kecamatan Sawoo dapat diunduh di link berikut :

https://drive.google.com/file/d/1kqQUSv2o0M3V-10TB_uVRr7KBjFUa3Cr/view?usp=sharing

DEFINISI REYOG

Seni Pertunjukan Reog Ponorogo merupakan suatu bentuk tarian kolosal dan dikemas sebagai pertunjukan sendratari yang terdiri dari penari topeng menyerupai harimau berukuran besar dengan hiasan bulu ekor merak (Dadak Merak) dan beberapa penari lain dengan kostum raja, panglima perang, kesatria, dan prajurit yang menunggang kuda. Seni pertunjukan ini melibatkan beberapa penari yang memiliki peran dalam alur cerita yang dibawakan.

Meskipun telah dilakukan berbagai kegiatan pada masa lalu maupun masa sekarang, namun semua belum menjamin keberlangsungan pelestarian Reog Ponorogo. Seni Pertunjukan Reog Ponorogo ini menceritakan tentang sejarah terciptanya Kerajaan Bantar Angin dengan rajanya Kelano Sewandono yang di dalamnya terdapat unsur-unsur penari warok, jatil, bujangganong, kelanasewandana, dan barongan.

Tarian tersebut diiringi dengan seperangkat instrumen pengiring Reog khas ponoragan yang terdiri dari kendang, kempul / gong, kethuk-kenang, slompret, tipung, dan angklung. Penari yang menjadi ikon dari pertunjukan Reog Ponorogo adalah pembarong yang menari sambil membawa Dadak Merak dengan cara digigit dengan mulutnya. Dadak Merak merupakan alat peraga utama yang dihiasi dengan kepala menyerupai kepala harimau dan burung merak dengan bulu-bulu merak sebagai hiasan yang sangat indah

vidio sambutan

TAMPILAN REYOG PUTRI SARDULO NARESWARI DESA SAWOO