Rapat Koordinasi PPKM Mikro Kecamatan Sawoo

  • Menindaklanjuti Keputusan Bupati Ponorogo Nomor: 188.45/477/405.03.1/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Ponorogo dengan mempedomani Instruksi Mendes PDTT Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 dalam Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro di Desa, SE Mendagri Nomor: 443/0619/BPD tanggal 10 Februari 2021 perihal: Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pelaksanaan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di tingkat Desa, serta SE Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Nomor: SE-2/PK/2021 dan SE-3/PK/2021.

Pada hari Senin tgl 15 Feb 2021 dilanjutkan Selasa tgl 16 Feb 2021 telah dilaksanakan Sosialisasi dan Simulasi Penganggaran Kegiatan PPKM Mikro dan Penyelenggaraan Posko PPKM Mikro di tingkat Desa melalui Perkades tentang Perubahan Penjabaran APBDesa Tahun 2021 kepada Kepala Desa, Ketua BPD dan Operator SISKEUDES dari 14 Desa se Kec. Sawoo, untuk selanjutnya ditindaklanjuti Pihak Desa.

SELURUH DESA SE KECAMATAN SAWOO BERKOMITMEN SIAP MELAKSANAKAN PPKM BERBASIS MIKRO DI DESA MASING2 DIMOTORI TIM PELAKSANA POSKO PPKM MIKRO DESA yang sekaligus merupakan RELAWAN DESA AMAN COVID-19 DI DESA MASING 2 dalam upaya pengendalian secara optimal penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Desa masing2.

kutipan inmendagri nomor 3 tahun 2021 ::

PPKM Mikro sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU dilakukan dengan mempertimbang can criteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT dengan kriteria sebagai berikut:

  1.  Zona Hijau dengan kriteria tidak ada kasus COVID-19 di satu RT, maka skenario pengendalian dilakukan dengan surveilans aktif, seluruh suspek di tes dan pemantauan kasus tetap dilakukan secara rutin dan berkala;
  2. Zona Kuning dengan kriteria jika terdapat 1 (satu) sampai dengan 5 (lima rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 (tujuh) hari terakhir maka skenario pengendalian adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat;
  3. Zona Oranye dengan kriteria jika terdapat 6 (enam) sampai dengan 10 (sepuluh) rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 (tujuh) hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak rat dengan pengawasan ketat, Serta menurut nsti biarlah. tempat bermiun anak dan tempat umum lainnya kecuali tektor caensinl; dan
  4. Zona Merah dengan kriteria jika terdapat lebih dari 10 (sepuluh) rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT sclama 7 (tujuh) hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah pemberlakuan PPKM tingkat RT yang mencakup:

 

  •  menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat:
  • melakukan isolasi pengawasan ketat;
  • mandiri/terpusat dengan 3. menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial;
  •  melarang kerumuman lebih dari 3 (tiga) orang:
  •  membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga Pukul 20.00; dan
  • .meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumuman dan berpotensi menimbulkan penularan

pengaturan lebih lanjut hattha sebagaimana dimaksud

berikut SE 373 Perpanjangan PPKM dan SE pembatasan kegiatan imlek

Inmendagri Nomor 3 tahun 2021 :

https://drive.google.com/file/d/1LI01Bmijza7Q2ur6XTAi95h817ThCudg/view?usp=sharing

perbub nomor : 188.46/477/405.01.03/2021 https://drive.google.com/file/d/1CBZwBYqY4jkz07VoaGLk6yqxMZ46RRJg/view?usp=sharing

 

sawoopo

About Kecamatan Sawoo

Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo Propinsi Jawa Timur Republik Indonesia